Kebiasaan si Kecil : Meng-Empeng



Aduh boleh ga ya dikasih empeng? 
Kalau dikasih, nanti kalau keterusan sampai besar dan ga mau lepas gimana?..

Pernah mengalami dilema seperti itu? 
Saya pernah...
Tapi sejalannya dengan waktu, akhirnya saya bisa melaluinya...
Karena itu saya mau bagi sedikit informasi dan tips yang mudah2an berguna bagi semua yang membaca.



Terus terang saya termasuk ibu yg memperbolehkan si kecil dikasih empeng, tp ga terus2an lho, hanya pada saat si kecil mau tidur :)
Alasannya simple : karena saya takut si kecil kaya saya yang ngisep jempol sampe SMP..hihihi
Keputusan itu saya ambil ketika saya lihat si kecil selalu memasukan tangan ke mulut walau setelah minum susu. Khawatir kalau isep tangan susah hilang, soalnya nempel sama badan, kemana2 pasti dibawa :D
Kalau empeng kan bisa dihilangkan kebiasaannya..

Caranya?
Sebelum si kecil berulangtahun yang pertama, saya umpetin empengnya. Memang sih dia nangis2 sampai kejer, muter2 di ranjang mencari empengnya (dia tahu empengnya biasa disimpan di bawah bantal di ranjang).

Tega?
Harus tega demi kebaikan anak juga :)

Akhirnya dengan kegigihan saya (tutup telinga terhadap tangisan anak dan berusaha cari akal biar bisa tidur tanpa empeng), setelah kurang lebih 1 minggu, bisa juga tuh lepas dan uda ga cari2 lagi empengnya.
Memang sih sebagai gantinya tiap mau tidur, minta dinyanyiin dan punggungnya diusap.  Lebih baik lha daripada si kecil harus mengempeng sampai besar dan berpengaruh ke pertumbuhan gigi geliginya. Lagipula ada untungnya juga lho kita nyanyi pas si kecil mau tidur, selain bisa mempererat hubungan kita dengn si kecil, juga bisa bikin si kecil kenal soal musik sejak dini.


Ada beberapa tips buat Bunda yang memutuskan untuk memberikan empeng ke si kecil;
  1. Berikan hanya pada saat mau tidur saja dan ketika sudah tidur lelap dan empeng terlepas, empengnya langsung disimpan ya. Jangan ketika main diberikan, krn akan menyebabkan ketergantungan yang sulit untuk dihilangkan.
  2. Sapih sebelum berumur 1 tahun, krn melepas kebiasaan anak mengempeng jauh lebih mudah dilakukan sebelum anak berumur 1 tahun.  Tinggal tergantung kitanya sebagai orang tua tega ga melihat anak tersebut menangis mencari empengnya.
  3. Cari cara agar si kecil lupa akan empengnya. Coba tepuk2 (empok2) pantatnya atau usap punggungnya, kalau perlu sambil di-nina bobo – in. Atau didongengkan juga boleh. 
Eh, janga salah sangka ya...tulisan ini saya buat bukan untuk mengkampanyekan budaya meng-empeng. Ini hanya sharing dan tips buat Bunda yang terpaksa harus memberikan empeng ke si kecil. 
Tapi sebelum diberikan, harus ditimbang mateng2 ya Bun...
Kalau masih bisa ga pake empeng, ya jangan dikasih :)
 
Salam Hangat Bunda....


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar