Penyakit Anak : Demam

Pagi Bunda...

Berbicara tentang demam anak, sepertinya bukan pembicaraan yang asing ya. Setiap anak pasti pernah mengalami yang namanya demam. Dan banyak banget orangtua yang panik kalau anak demam.
Tapi tau ga sih Bunda, menurut ilmu kedokteran, anak dikatakan demam jika suhu tubuhnya melebihi 37,5 derajat celcius...ukur suhunya suhu ketiak ya. Dan ternyata demam itu bukan penyakit, melainkan merupakan suatu respons perlawanan tubuh terhadap suatu infeksi.
Pada saat anak terkena infeksi, demam membantu meningkatkan sistem imun dan memproduksi lebih banyak sel darah putih untuk melawan kuman penyakit.

Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Bunda lakukan di rumah jika anak demam:
  1. Berikan sirup parasetamol khusus anak yang dijual bebas untuk menurunkan suhu panas badan. Bila perlu, boleh diberikan setiap 4jam sekali dengan dosis 10mg/kg. Jangan memberikan lebih dari 50mg/kg dalam 24jam dan jangan berikan aspirin karena dapat menyebabkan efek samping yang serius.
  2. Ukur dan catat suhu tubuh si kecil secara berkala ya
  3. Jangan memakaikan baju yang terlalu tebal supaya udara dapat mendinginkan kulitnya.
  4. Berikan mainan kesukaannya agar si kecil merasa nyaman
  5. Jangan menyalakan dan meletakan kipas angin di depan si kecil ya Bunda karena dapat menyebabkan si kecil menggigil
  6. Berikan air putih yang lebih banyak dari biasanya
  7. Kompres tubuhnya (dahi, ketiak, leher, dada dan perut) dengan air hangat. Jangan dengan air dingin ya Bunda karena menyebabkan si kecil menggigil

 Kapan perlu dibawa ke dokter?
  1. Bila si kecil masih berusia di bawah 3 bulan
  2. Si Kecil ga mau makan, muntah-muntah, kesulitan bernapas, menangis jika kita menyentuh atau lehernya kaku
  3. Suhu badan si kecil kebih dari 39 derajat celcius
  4. Demamnya sudah 3 hari dan belum ada perubahan yang berarti
Semoga informasi di atas dapat membantu Bunda dalam menangani demam pada anak di rumah...

Salam Hangat...

Sumber : 123 Penyakit dan Gangguan pada Anak oleh Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp.A(K) dan dr. Rudianto Sofwan, 2009,  PT Buana Ilmu Populer 
 



Kebiasaan si Kecil : Memasukan Benda dari Lantai ke Mulut

Hi Bunda...

Punya pengalaman si kecil suka mengambil apa pun yang ada di lantai dan lantas memasukannya ke dalam mulut?
Kalau Iya,berarti sama donk dengan pengalaman saya...

Menanggapi hal tersebut, sikap Bunda gimana?
Apa melarangnya?
Memarahinya?
atau langsung mengambil barang tersebut?

Mau bagi pengalaman aja sedikit mengenai si kecil yang suka memasukan semua benda yang dia ambil dari lantai ke dalam mulut.
Dulu waktu si kecil baru bisa merangkak, dia suka banget tuh mengeksplor semua bagian di rumah. Sampai setiap menemukan benda di lantai dia ambil dan dimasukannya deh ke dalam mulut. Padahal uda makan. Kan kata orang si kecil bisa begitu, ada kemungkinan karena laper..
Lha orang baru makan, tetep aja pas dia nemu ada benda, langsung deh dimasukin ke mulut ^_^


 Trus apa yang saya lakukan?
Setiap dia ambil benda dari lantai, langsung deh ditanya, " Eh, ambil apa itu? Sini kasih mommy" dan kalau dia uda kasih langsung dijawab, "Terima Kasih".
Hal ini saya lakuan terus menerus setiap saya lihat dia mengambil benda dari lantai.



Suatu kali, tiba2 dia menghampiri saya sambil menggumamkan sesuatu (maklum belum bisa ngomong) dan memperlihatkan tangannya ke arah saya. Ternyata dia mau kasih tau kalau dia menemukan benda di lantai dan mau memberikannya ke saya.
Duh senang banget deh..
Ternyata apa yang saya lakukan selama itu terekam sama dia dan tanpa diminta pun dia otomatis memberikan benda yang dia temukan di lantai ke saya.
Sejak itu si kecil ga pernah lagi memasukan benda-benda yang dia temukan ke mulut.


Bunda mau coba mempraktekannya?
Silakan...
Mudah-mudahan berhasil juga untuk menghilangkan kebiasan si kecil ini...

Salam Hangat...